In this topic: Browse all Getting Started articles
Pembaruan produkSuno Studio 2.0: MIDI, bilah Chat, dan ekspor tanpa batas

Suno Studio 2.0 tersedia bagi pelanggan Premier. Bukan lagi alur «ketik sekali, lagu utuh keluar». Anda bekerja di meja browser: menyunting MIDI pada linimasa, merakit part atau plugin lewat bilah Chat, dan menggambar otomasi yang sebelumnya tidak ada. Untuk BGM video pendek dan musik adegan, fakta yang lebih keras: ekspor stems berkualitas dari Studio tidak kena kuota unduhan 3 September.
Kami baru menguraikan cara membelanjakan kuota berkas yang keluar. Halaman ini menjawab pertanyaan berikutnya: kapan take yang Anda simpan sebaiknya dibuka di Suno Studio, bukan dibakar dengan generate tambahan. Artikel Suno versus DAW klasik tidak kami ulang. Ableton tidak kami urutkan di sini. Yang dipetakan: apa yang 2.0 benar-benar tambahkan, dan bagaimana alur BGM menempel.
Siapa yang boleh masuk, browser mana: kunci pintunya dulu
Suno Studio 2.0 menyertai Premier. Panduan resmi menunjuk Google Chrome; Web MIDI belum ada di Safari. Anda butuh lebar layar minimal 768 px — ponsel tidak cukup. Ambang perangkat: CPU ber-SIMD dan RAM 4 GB. Dari perpustakaan, menu tiga titik → Edit → Open in Studio menaruh lagu yang sudah ada ke sesi.
Studio 1.x masih hidup beberapa minggu (Open in v1 di menu proyek). Suno memperkirakan penonaktifan awal September 2026. Proyek 1.x bisa dibuka di 2.0 sebagai versi baru, tetapi begitu Anda menambah efek, otomasi, atau trek MIDI, pekerjaan itu tidak bisa dikembalikan ke 1.x. Selesaikan di 2.0, jangan betah di tata letak lama.
Daftar fitur dan pintasan mengikuti tulisan Suno sendiri dan masih bisa bergeser selama Chat berstatus beta.
Baca pengumuman resmi Studio 2.0MIDI di linimasa: benahi not, lalu pakai sebagai perintah generate
MIDI adalah tambahan Studio yang paling sering diminta. Di 2.0 Anda mengimpor, merekam, dan menyunting nada serta velocity di piano roll. Tidak punya pengontrol? Mainkan dari papan ketik komputer (ada mode akor dan arpeggiator). Sintesis wavetable memimpin instrumen bawaan, jadi trek MIDI langsung berbunyi begitu dibuat. Cmd-K (atau ikon tuts) menumpuk papan ketik yang bisa dimainkan.
- Seret audio ke trek MIDI agar take menjadi not, lalu ganti instrumen
- Klip MIDI bisa meminta Studio menghasilkan Cover audio dari not itu
- Perangkat keras yang kompatibel bicara lewat Web MIDI dan bisa MIDI-Learn otomasi
- Anda dapat mengunggah berkas WAV, MP3, dan MIDI ke sesi
Inilah trik native Studio yang DAW biasa tidak meniru mentah-mentah: not bukan hanya umpan sintetis — not itu bisa jadi syarat generate Suno. Hook sudah pas, aransemen belum: benahi MIDI dulu, baru generate. Kredit biasanya lebih hemat daripada menghasilkan lagu baru utuh.

Bilah Chat, efek pabrik, dan plugin buatan sendiri
Bilah Cover / Remix stems yang lama kini menjadi bilah Chat (beta). Bicara seperti kepada rekan band: minta instrumen atau vokal, rapikan sesi, atau deskripsikan efek — «saturasi pita hangat dengan goyangan» — dan Studio merakit plugin yang bisa Anda jatuhkan ke trek. Perangkat jadi masuk perpustakaan Anda dan bisa direvisi lewat percakapan («perlambat goyangannya»). Plugin baru tidak memotong kredit saat peluncuran; Suno menyebut biaya kredit mungkin datang kemudian.
Efek pabrik mencakup Compressor, Convolution, Delay, Distortion, EQ, Gate, dan Reverb; otomasi bisa digambar pertama kali (level, pan, parameter plugin). Batas keras di daftar periksa: tidak ada VST atau Audio Units. Plugin hanya bawaan atau hasil Chat. Jangan harap memasang Serum.
Stems lanjutan, ekspor tanpa batas, dan kapan Ableton masih perlu
Pemisahan stems kini Advanced Stem Separation: buka menu konteks pada klip → Split Stems, termasuk Split from Mix dan Advanced Split. Audio dari luar juga bisa masuk lalu diurai. Ekspor seluruh lagu, rentang, atau multitrack sebagai WAV 32-bit atau MP3; stems satuan bisa diunduh sebagai WAV. Ekspor Premier untuk multitrack dan stems berkualitas tinggi (32-bit / 48 kHz) dari Studio tanpa batas unduhan — itulah jalur kirim yang tetap hidup setelah kuota September.
- Kunci feel, titik hit, dan imbangan vokal di Studio 2.0, lalu ekspor
- Jika klien menuntut rantai VST, video bersarang, atau foldback perangkat keras, pindah ke Ableton atau Logic — Studio tidak menyinkronkan DAW eksternal
- Generate baru sedikit mendahului atau tertinggal dari kisi: nyalakan metronom (Shift-C) dan solo (Shift-S); Suno menyatakan timing masih diperbaiki
- Pintasan harian: Spasi untuk putar/berhenti, Shift-R merekam, Cmd-L mengulang
Kontrol transport (metronom, putar, loop, birama, tempo) kini di atas linimasa, lebih dekat ke DAW klasik. Tangan lama akan mencari-cari beberapa hari. Hierarki itu disengaja, bukan fitur yang hilang.
Jalur terpendek untuk kreator BGM
Halaman generate untuk menguji tiga hook. Suno Studio 2.0 untuk mengubah hook menjadi stems yang siap dikirim. Jangan belanjakan 20 unduhan bulanan Pro untuk uji mix. Di Premier, tahan sesi di Studio: benahi MIDI, tumpuk efek, gambar otomasi, unduh stems 32-bit sekali. Kalau benar-benar butuh plugin klasik atau sesi terkunci gambar, lempar WAV ke DAW Anda — jangan dibalik, jangan jadikan halaman generate sebagai mixer.
Kunci hook di halaman generate, lalu dorong sesi ke Suno Studio 2.0 dan selesaikan dengan MIDI serta bilah Chat sebelum mengunduh stems.
Hasilkan dulu, lalu buka StudioTip Musik
Insinyur prompt · Prompt pop & genre
Fokus pada prompt Suno praktis untuk pop, EDM, dan genre tertentu dengan contoh sebelum/sesudah.
Artikel Terkait
Siap memulai perjalanan pembuatan musik AI Anda?
🚀 Mulai Membuat Sekarang

